SMPN 41 Mengganti Lampu Lebih Hemat Energi Listrik

Sebenarnya berita ini sudah dirilis tanggal 9 Maret 2012, namun saya baru sempat meng-upload sekarang.
Sumber : http://energychallenge.tunashijau.org

Surabaya- Menyikapi program Energy Challenge yang dihelat Tunas Hijau bersama pemerintah kota Surabaya dan pemerintah Amerika Serikat, SMPN 41 Surabaya melakukan tindakan nyata upaya penghematan energi listrik. “Setelah mengikuti workshop Energy Challenge, kami mengganti beberapa lampu neon di kelas dengan lampu TL yang lebih hemat energi listrik,” tutur Satria Dedi Kurniawan, staf tata usaha saat pembinaan Energy Challenge di sekolahnya, Jumat (9/3).

Ditambahkan Satria Dedi Kurniawan bahwa dengan adanya program ini selain bisa menghemat listrik, juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang energi listrik. “Saya baru tahu kalau ternyata dengan menghemat listrik sama saja kita telah menyelamatkan lingkungan,” ujar Satria Dedi Kurniawan, yang mulai menggunakan listrik seperlunya saja.

Siswa tim Energy Challenge SMPN 41 nampak mengukur daya listrik beberapa peralatan yang biasa digunakan warga sekolah

Indah Rachmawati, guru Bahasa Indonesia selaku tim Energy Challenge SMPN 41 mengatakan bahwa untuk gerakan penghematan listrik selain mengganti lampu yang lebih hemat energi listrik, akan melakukan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah. “Masih banyak siswa yang belum mengerti pentingnya menghemat listrik, tim akan melakukan sosialiasi ke kelas-kelas untuk menghemat listrik dengan cara mematikan lampu yang tidak dipakai,” terang Indah Rachmawati.

Setiap hari Indah Rachmawati sering melakukan sidak ke kelas-kelas untuk mengingatkan siswa untuk mematikan lampu kalau kondisi ruangan sudah terang oleh sinar matahari. “Meskipun bukan pada saat jam saya untuk mengajar ke kelas tersebut, selalu saya mengingatkan siswa supaya mematikan lampu yang menyala di siang hari,” ungkap Indah Rachmawati.

Menurut Dieng Agus Gandhi Indra Sanjaya, siswa kelas IX.E, selama ini banyak yang memakai listrik sekolah untuk mencharge handphone. Adanya sosialisasi gerakan penghematan listrik di sekolah waktu upacara bendera membuat beberapa siswa mulai mengurangi men-charge handphone di sekolah. “Waktu upacara bendera disampaikan kepada guru-guru dan siswa, bahwa sekolah mengikuti gerakan penghematan listrik. Maka semua warga sekolah harus menggunakan listrik kalau seperlunya,” ujar Dieng Agus Gandhi Indra Sanjaya.

Erdin Setiawan Eka Saputra mengatakan kalau sekarang untuk kelas yang menggunakan AC harus di setting suhunya tidak boleh terlalu dingin. “Pemakaian AC diharuskan pada suhu 200 celcius, karena kalau suhu di bawah 200 celcius menghabiskan listrik dalam jumlah besar,” ungkap Erdin Setiawan Eka Saputra, siswa kelas IX.F.

Pada saat pembinaan Energy Challenge, tim diajak untuk mengukur beberapa alat elektronik yang memakai listrik. Pengukuran alat elektronik dilakukan beberapa ruangan, mulai kelas, ruang guru, ruang BK dan lab komputer. “Wah, ternyata watt listrik yang dihasilkan alat elektronik berbeda bahkan tidak stabil,” ucap Lutria Qurrotu Aini, siswi kelas IX.A.

“Banyaknya perbedaan watt yang dihasilkan, kita harus menggunakan listrik jika memang benar-benar diperlukan. Jika selesai memakai lebih baik dimatikan dan dicabut kabel powernya,” ujar Aprilia Fikawati, siswi kelas IX.A yang telah mengukur alat-alat elektronik menggunakan watt meter bersama tim energy challenge dan pegiat Tunas Hijau.

Energy Challenge adalah gerakan penghematan energi listrik di sekolah-sekolah. Energy Challenge diselenggarakan Tunas Hijau bersama pemerintah kota Surabaya dan pemerintah Amerika Serikat – Konsulat Jenderal Amerika Serikat. Program ini didukung oleh PT. SIER. Program ini menyediakan hadiah utama berupa 1 unit pembangkit listrik tenaga surya untuk beberapa sekolah terbaik. (wira)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s